FUNGSI CERITA RAKYATSABUK BIDADARI DALAM MASYARAKAT SUKU SASAK

  • Sultana Sultana Magister Pendidikan Bahasa Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mataram
  • Rusdiawan Rusdiawan Magister Pendidikan Bahasa Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mataram
  • Ida Bagus Kade Gunayasa Unram, Mataram
Abstract views: 71 , PDF downloads: 119
Keywords: function, folk, Angel Belt

Abstract

 

 

 

This study explores the oral story of the Sasak tribe “The Angel Belt”.  As a literary work, especially oral literature or Sasak stories this study posed that Sasak literary works not only function as an entertainment, or bedtime, but it leads to the low public aspiration of the region’s literature. The research questions of this study were what functions are identified in the folk tales of Angel Belt in Sasak society in Bujak village Batukliang sub-district? This research constituted a descriptive qualitative which described the existence of functions and seen in the story, behavior character, and motivation or action in the role of each character in a story. The analysis began with the determination of informants, data collection data analysis then draw a conclusion. The results show that in the story “Angel Belt” contained the function as follows: a) as a projection system, namely collective reflection tools, b) as a means of consolation, c) as an educational tool, d) as a tool of criticism.

 

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alwi, Hasan. 2001. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: PN. Balai Pustaka.

Arikunto Suharsimi. 2002. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta

Bascom. 1985. Sari Sastra Indonesia. Jakarta: Pustaka Utama.

Danandjaja , James. 1997. Folklor Indonesia (Ilmu gosip, dongeng dan lain-lain

Cet. V. Jakarta: Pustaka Utama Grafiti

Dwiyanto Setiawan. 2000. Cerita Rakyat dari Jawa Timur. Jakarta: Gramedia Widiasarana Indonesia.

Emzir dan Saifur Rohman. 2016. Teori dan Pengajaran Sastra. Jakarta: Rajawali

Pers

Endraswara, Suwardi. 2013. Metodologi Penelitian Sastra: Epistimologi, Model,

Teori, dan Aplikasi. Yogyakarta: CAPS (Center for Academic Publishing

Service)

Fauzan. 2014. Pengantar Filsafat Ilmu (Edisi Revisi). Mataram: Arga Puji Press

Jabrohim. 2015. Teori Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Koentjaraningrat. 2004. Manusia dan Kebudayaan. Jakarta: Djambatan

Kuntarto, Niknik M. 2013. Cermat dalam Berbahasa Teliti dalam Berpikir (Edisi

Keempat). Jakarta: Mitra Wacana Media

Kuswarno Engkos, 2008. Metode Penelitian Etnografi Komunikasi. Bandung. Widya

Padjajaran.

Kosasi. 2008. Ensiklopedia Sastra Indonesia. Jakarta: Nobel Edumedia.

Mahsun. 2017. Metode Penelitian Bahasa: Tahapan, Strategi, Metode, dan

tekniknya. Depok: Rajawali Pers

Nurgiyantoro, Burhan. 2013. Sastra Anak (Pengantar Pemahaman Dunia Anak).

Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Nurgiyantoro, 2009. Teori Penelitian Fiksi, Yagyakarta: Gadja Mada University Press.

Nurhayati. 1999. Antologi Sastra Daerah Nusantara, Cerita Rakyat Suara Rakyat, Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Nuriadi. 2016. Theory of Literature an Inroduction. Mataram: Arga Puji Press

Partanto. 1994. Kamus Kecil Bahasa Indonesia. Surabaya: Penerbit Arkola.

Porwadarminta. 1988. Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka

Pradopo, Rachmat Djoko. 2012. Beberapa Teori Sastra, Metode Kritik, dan

Penerapannya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Ratna, Nyoman Kutha. 2010. Sastra dan Cultural Studies (Repesentasi Fiksi dan

Fakta). Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Ratna, Nyoman Kutha. 2011. Antropologi Sastra (Peranan Unsur-Unsur

Kebudayaan dalam Proses Kreatif). Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Ratna, Nyoman Kutha. 2015. Teori, Metode dan Teknik Penelitian Sastra Cetakan

XIII. Yogyakarta: Pustaka: Pelajar

Ratna, Nyoman Kutha. 2015.Estetika Sastra dan Budaya. Yogyakarta: Pustaka

Pelajar

Riyanto Yatim. 2001. Metodologi Penelitian Pendidikan. Surabaya: Penerbit SIC.

Samsuri, 2006. Kamus Lengkap Bahasa Indonesia Modern. Surabaya: Greisinda Pres.

Saridjo, Marwan. 2006. Sastra dan Agama (Tinjauan Kesusastraan Indonesia

Modern Bercorak Islam. Jakarta: Penamadani

Sastre , Jean-Paul. 2010. Theory of the Emotions (Mengungkap Sketsa Emosi dan

Humanisme

Semi, Atar. 2013. Kritik Sastra Edisi Revisi. Bandung: Agkasa

Sibarani, Robert. 2015. Pembentukan Karakter (Langkah-Langkah Berbasis

Kearifan Lokal. Jakarta: Asosiasi Tradisi Lisan

Siswantoro. 2010. Metode Penelitian Sastra (Analisis Struktur Puisi).

Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Sudaryanto. 2016. Cerdas Menulis Karya Ilmiah. Yogyakarta: Sanata Dharma

University Press

Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung:

AlfaBeta

Sudjana dan Ibrahim. 2004. Penelitian dan Penilaian Pendidikan. Bandung: Sinar Baru

Algesindo.

Sulhan Najib. 2006. Piramida Bahasa Indonesia. Surabaya: Penerbit SIC.

Suyatno. 2004. Teknik Pembelajaran Bahasa dan Sastra, Surabaya : SIC

Tarigan, Henry Guntur. 1985. Prinsip-Prinsip Dasar Sastra. Bandung: Angkasa

Thomas, Linda dan Shan Wareing. 2007. Bahasa, Masyarakat, dan Kekuasaan.

Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Ullman, Stephen. 2014. Pengantar Semantik (Diadaptasikan oleh Sumarsono).

Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Wijana, I Dewa Putu. 2011. Semantik (Teori dan Analisis). Surakarta: Yuma

Pustaka

Wijana, I Dwa Putu. 2015. Pengantar Semantik Bahasa Indonesia. Yogyakarta:

Pustaka Pelajar

Zaidan, Abdul Rozak dkk. 1996. Kamus Istilah Sastra Jakarta: Balai Pustaka

Published
2019-02-19
How to Cite
Sultana, S., Rusdiawan, R., & Gunayasa, I. B. K. (2019). FUNGSI CERITA RAKYATSABUK BIDADARI DALAM MASYARAKAT SUKU SASAK. LINGUA : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 16(1), 109-122. https://doi.org/10.30957/lingua.v16i1.578
Section
Articles