Leksikon Verba dan Nomina Bahasa Tanjung Pucuk Jambi Kabupaten Tebo Provinsi Jambi dalam Lingkungan Perladangan: Kajian Ekolinguistik

  • Adliza Adliza Universitas Andalas, Kampus Limau Manih Pauh Padang, Indonesia
  • Oktavianus Oktavianus Universitas Andalas, Kampus Limau Manih Pauh Padang, Indonesia
  • Fajri Usman Universitas Andalas, Kampus Limau Manih Pauh Padang, Indonesia
Abstract views: 115 , pdf downloads: 92
Keywords: ecolinguistics, lexicon, verb, noun

Abstract

 

This research is an ecolinguistic study that examines the verb lexicon and noun Tanjung Pucuk Jambi Language in a farming environment. The purpose of this study is to examine the relationship between the verb lexicon and noun, to determine the lexicon that is still in use and the lexicon that has just emerged in the language of Tanjung Pucuk Jambi Village, Tebo Regency, and Jambi Province with the farming environment. The data used in this study is the language of the village of Tanjung Pucuk Jambi. This research uses a qualitative approach. The method and technique used in data collection is a free and involved method with note-taking. The method used in data analysis is the method of the split method and the equivalent method. The results of the analysis are presented in a descriptive way supplemented with pictures and signs to support the presentation of the results of the analysis. The analysis shows that there are still many lexicon verbs and nouns in the Tanjung Pucuk Jambi language that is still in use today. The relationship between the verb lexicon and the Tanjung Pucuk Jambi language noun is closely related to the socio-cultural life activities of the local community with a farming environment where the local community works daily in farming in the fields. Then there are also some verb lexicons and nouns in the language of Tanjung Pucuk Jambi, which have just emerged because they are doing farming activities in new fields by planting oil palm plantations.

 

 

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Adliza Adliza, Universitas Andalas, Kampus Limau Manih Pauh Padang, Indonesia

 

 

Oktavianus Oktavianus, Universitas Andalas, Kampus Limau Manih Pauh Padang, Indonesia

  

Fajri Usman, Universitas Andalas, Kampus Limau Manih Pauh Padang, Indonesia

                                                                                                                                                                                                                                                                     

                                                                                                                                                       

 

References

al-Gayoni, Yusradi Usman. (2010). "Penyusutan Tutur dalam Masyarakat Gayo:Pendekatan Ekolinguistik (tesis). Medan: Sekolah Pascasarjana USU.
Ayub, dkk. (1993). Tata Bahasa Minangkabau. Jakarta: Pusat pembinaan dan pengembangan bahasa Debdikbud.
Ardiel, Vonny. (2017).”Leksikon dalam Tradisi Maambiak Ari Bercocok Tanam Padi di Nagari Jaho Kabupaten Tanah Datar: Tinjauan Ekolinguistik”. Tesis. Padang. Universitas Andalas
Burhanuddin. (2009). Fungisida Metalaksil Tidak Efektif Menekan Penyakit Bulai (Peronosclerospora maydis) di Kalimantan Barat dan Alternatif Pengendaliannya. Prosiding Seminar Nasional 446 Jurnal Agrotek Tropika 2(3):441-446, 2014 Serealia 2009. Balai Penelitian Tanaman Serealia.
Chaer, A. (2009). Sintaksis Bahasa Indonesia: Pendekatan Proses. Jakarta: Rineka Cipta.
Chaer, A. (2007). Leksikologi dan leksikografi. Jakarta : Rineka Cipta.
Conclin, H.C. (1954). An ecological approach to shifting agriculture. New York Academy of Sciences Transactions 177: 133-44.
Conklin, H.C. (1957). Hanunoo agriculture in the Philippines. Rome: FAO.
Departemen Pendidikan Nasional. (2008). Kamus Besar Bahasa Indonesia. (edisi keempat). Jakarta: PT Gramedia.
Kamus Besar Bahasa Indonesia (2008). Depatemen Pendidikan Nasional. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Kridalaksana, Harimurti. (2008). Kamus linguistik. Jakarta: Gramedia.
Kridalaksana, Harimurti. (2007). Pembentukan Kata Dalam Bahasa Indonesia. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
Kartasapoetra, A.G, dan M.M Sutedjo. (2003). Teknologi Konservasi Tanah dan Air. Rineka Cipta. Jakarta.
Lindawati. (2006). Alam dalam Persepsi Masyarakat Minangkabau. Padang: Andalas University press
Litbang, Deptan. (2010). Pengolahan Pelepah Kelapa Sawit menjadi Pakan Ternak. [Online].Tersedia:http://artikel.dikti.go.id/index.php/PKMP/article/download/49/49. Diakses pada tanggal 30 mei 2020.
Mahsum. (2007). Dialektologi Diakronis, Sebuah Pengantar. Gajah Mada University Press
Mbete, Aron Meko. (2009). "Selayang Pandang Tentang Ekolinguistik: Perspektif Kelinguistikan Yang Prospektif". Bahan Untuk Berbagi Pengalaman Kelinguistikan dalam Matrikulasi Program Magister Linguistik Program Pasacasarjana Universitas Udayana, 12 Agustus 2009.
Moleong, Lexy. (2007). Metodologi Penelitian Kualitatif Bandung: Remaja Rosdakarya.
Martalina, Jufika. (2019). “Kajian Ekolinguistik Leksikon Flora dan Fauna Peribahasa Indonesia Dalam Novel Atheis”. Thesis. Padang. Universitas Andalas
Nurmala H, Hartoyo. (1990). Pembuatan Arang Aktif dari Tempurung Biji-Bijian Asal Tanaman Hutan dan Perkebunan. Jurnal Hasil Hutan 8:45-50.
Reland, D.T, Putu. (2013). “Khazanah Verbal Kepadian Kumunitas Tutur Bahasa Kodi, Sumba Barat Daya: Kajian Ekolinguistik”. Tesis. Denpasar: Universitas Udayana.
Renjaan, M. Raynold. (2014). “Pemahaman kebertahanan Ekoleksikal Kelautan Guyub Tutur Bahasa Kei: Kajian Ekolinguistik”. Tesis. Denpasar: Universitas Udayana
Risza, S. (2010). Masa Depan Perkebunan Kelapa Sawit Indonesia. Yogyakarta: Kanisius
Risza, S. (1994). Kelapa Sawit, Upaya Peningkatan Produktivitas. Yogyakarta: Kanisius
Sibarani, Robert. (1997). Hakikat Bahasa. Bandung: PT. Aditya Bhakti.
Erawati, Ni Ketut Ratna. (2013). “Erosi Leksikon Bidang Persawahan di Bali: Suatu Kajian Ekolinguistik” dalam LANGUA Jurnal penelitian Linguistik. Volume 2, Nomor 2, Agustus 2013
Fill, Alwin, dan Peter Muhlhausler. (2001). (ed.). The ecolinguistics Reader, Language, Ecology, and Environment.London and New York: Continuum.
Haugen, Einar. (1972). The Ecology of Language. California: Sanford University Press.
Halliday, MAK dan Hasan, Ruqaiya. (1994). Bahasa Konteks dan Teks: Aspek Bahasa dalam Pandangan Semantik Sosial (Terjemahan. Asrudin Barori TOU). Yogyakarta: UGM Press.
Johan iskandar, Budiawati Supangkat Iskandar. (2017). Kearifan Ekologi Orang Baduy Dalam Konservasi Padi Dengan “System Leuit”. Retorika: Jurnal Biodjati 2 (1) 2017.
Suktiningsih, Wiya. (2016). “Leksikon Fauna Masyarakat Sunda: Kajian Ekolinguistik “. Retorika: Jurnal Ilmu Bahasa, 2 (1), 138-156.
Sugiyono, (2009). Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Penerbit CV Alfabeta.
Sutopo, L. (2004). Teknologi Benih Edisi Revisi. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada. 254 hal.
Sudaryanto, (1993). Metode dan Aneka Tehnik Analisis Bahasa (Pengantar Penelitian Wahana Kebudayaan Secara Linguistik). Yogyakarta: Duta Wacana University Press.
Sukadaryati, (2014). Pemanenan Getah Pinus Menggunakan Tiga Cara Penyadapan. Bogor: Jurnal Hasil Hutan vol. 32 no.1 maret 2014.
Surbakti, (2011). Leksikon Ekologi Kesungaian Lau Bingei: Kajian Ekolinguistik. Sumatra utara: USU
Sukhrani, (2010). Leksikon Nomina Bahasa Gayo dalam Lingkungan Kedanauan Lut Tawar: Kajian Ekolinguistik. Tesis. Sumatra Utara: USU
Usman, Abdul Kadir. (2002). Kamus Umum Bahasa Minangkabau-Indonesia. Padang: Angrek Media.
Usman, Hakim Dkk. (1979). Pengantar ilmu kosakata (leksikologi). Padang: Badan Penerbit Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan Sastra Seni IKIP.
Umiyati, (2011). Ketahanan Khazanah Lingual Pertanian Guyub Tutur Bahasa Bima dalam Perspektif Ekolinguistik Kritis.Semarang: International Seminar Language Maintenance and Shift ISSN: 2088-6799.
Widayati, dkk. (2012). Perubahan Fungsi Sosioekologis Bahasa Melayu Asaha. Sumatra utara: USU
Published
2021-01-01
How to Cite
Adliza, A., Oktavianus, O., & Usman, F. (2021). Leksikon Verba dan Nomina Bahasa Tanjung Pucuk Jambi Kabupaten Tebo Provinsi Jambi dalam Lingkungan Perladangan: Kajian Ekolinguistik. LINGUA : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 18(1), 48-61. https://doi.org/10.30957/lingua.v18i1.671
Section
Articles